Zack

Foto saya
be better than yesterday..
Tampilkan postingan dengan label Curhat On Air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat On Air. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 29, 2011

decision


u ever came to me to gave u a chance

to prove u'r feeling to me

with full of curios, i gave that

but u step away

without explain

when i felt that i did the right decision

through me away..

down and down

so deeply in the black hole

what i've done..

i really don't know to wake up

hope its only a nightmare

but its keep hurting me tic by tic..

huh.. i hate to realize this

that u not here anymore

to hold my hand

and save me from the dark

don't know

there's a light?

by now just let me in this ..

i don't wanna see the hope..

coz its just make me more sick..

just leave me alone

i'll not disturb anyone life

i'll keep satisfied with all of these

felt enough

and its happy..

felt enough

not arguing

not hope

not dream

anymore

no more

Jumat, Juli 03, 2009

KebesaranMu - ST12

Kau tempatku mengadu hati
Memberi segala hidup
Dunia dan seisinya milik-Mu
mencintai-Mu sejati

Ku manusia yang penuh dosa
Berharap ampunan-Mu
Melihat dilangit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup

Reff:
Allahu Akbar Maha Besar
Memujamu begitu indah
Selalu kau berikan semua
Kebesaran-Mu Tuhan

Selasa, Desember 30, 2008

Jangan pernah berubah - ST 12

Biarkan waktu teruslah berputar
Mencintai kamu penuh rasa sabar
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
Ku ikhlas ‘tuk bertahan

Cintaku padamu begitu besar
Namun kau tak pernah bisa merasakan
Malah kini kau ucapkan selamat tinggal
Membuat keresahan

Reff:
Meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga ku jatuhkan airmata
Kekecewaan ku sungguh tak berarah
Biarkan ku harus bertahan

Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah

Back to Reff:
---------
Lagu ini menggambarkan satu sisi hati yang hanya untuk seseorang yang jauh disana.. bagian dunia yang lain. tak tau kan sampai kapan slalu ada di sini. yang ku akui hanyalah saat ini, aku merindukannya, teramat sangat...
Mohon kepada Mu, Sang Pengasih Sayang, curahkan kasih sayang Mu kepada nya, Mohon izin Mu tuk menyayangi dia, tolong jaga dia, tolong sampaikan sayangku padanya.. tolong sampaikan rinduku padanya, dan tolong jaga hati ini menyayangi dia, sebagaimana yang Kau inginkan. amiin ..

Rabu, Desember 03, 2008

Aku, Kesehatanku dan Mahatma

Aku sudah menderita sakit maag sejak berumur 15 tahun yang semakin lama semakin parah meskipun telah melakukan berbagai usaha seperti berobat baik ke dokter dengan minum obat-obatan yang banyak hingga ke ke berbagai pengobatan alternatif. Dan pada tahun 2004 menjadi maag akut sehingga menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan dari kerongkongan sampai dubur. Saat itu berat badan aku turun drastis, dari 53kg menjadi 44 kg dalam waktu kurang dari dua bulan, karena apapun yang aku makan sudah tidak bisa dicerna lagi oleh usus besar karena usus saya sudah meradang. Jadi saya hanya bisa makan bubur. Sangat tidak enak deh pokoknya.

Dan itu termasuk obat-obatan, terutama yang berbentuk kaplet. Ketika di rontgen, di usus aku itu, menumpuk berbagai obat-obatan sebagaimana bentuk asli nya hingga akhirnya aku memutuskan berhenti minum obat-obatan medis. Dan beralih ke pengobatan alternatif dengan terapi bedah ayam. Tetapi itupun tidak berangsur baik malah membuat saya makin lemah dan kurus. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk pulang kampung untuk berobat dengan ayahku, yang memang bisa mengobati dengan pijit refleksi. eh beliau malah menyarankan aku untuk mengikuti olahraga ORP MAHATMA. Beliau hanya bilang bahwa kalau mau hasil maksimal ikut lah ORP MAHATMA. Berterimakasih sekali, kepada orang tua tercinta, meskipun awalnya enggan karena menurutku ORP MAHATMA itu aneh.

Kok latihan olahraga malam-malam? Pakai do’a segala. Dan kok hujan-hujan tetap harus latihan ? beribu pertanyaan ada di benak, tapi sebagai anak, aku gak membantah perintah orangtua. Ditambah lagi gak enak deh sakit lama-lama mah. Aku pun ikut sampai hari ke 10, meski hari 1 sampai hari ke -3 yang ada hanyalah rasa lelah yang luar biasa setiap selesai latihan. Tapi setiap bangun tidur besoknya merasa mulai segar. Wajah sudah tidak pucat lagi, makan sudah tidak bermasalah lagi. Bahkan aku yang dari kelas 2 SMA tidak bisa makan pedas karena masalah di lambung, seiring waktu sudah tidak bermasalah lagi. Alhamdulillah tanpa menunggu lama, pelan-pelan berat badan ku bertambah dan aku bisa segera kembali ke Jakarta untuk bekerja kembali.

Dan sampai sekarang aku sudah tidak merasakan masalah yang berat dengan lambungku. Makan apa aja selagi halal tidak ada pantangan apapun. Aku yang juga pernah mengalami vertigo, hepatitis B dan asma akut sekarang sudah enak makan, enak tidur, sehat bugar dan slalu bersemangat. Alhamdulillah ……..

Sungguh besar dampak mengikuti ORP MAHATMA bagi aku pribadi maupun keluarga. Biaya-biaya pengobatan yang dulu sampai menguras kantong sekarang hampir sudah tidak pernah dikeluarkan. Apalagi kalau diingat dulu aku berobat bukannya sembuh malah menambah penyakit dengan tumpukan obat-obat diusus. Obat mahal – mahal tapi tak bermanfaat.

Sedangkan dengan ikut ORP MAHATMA, biaya pendaftaran yang cuma 1 x seumur hidup itu, hampir sama dengan ongkos 1 x pemeriksaan ke dokter, selagi kita rajin latihan, penyakit Insya Allah tidak kambuh lagi.. Disamping itu aku juga mendapatkan banyak saudara, karena di ORP MAHATMA kita juga diajak untuk menjaga silahturahmi antar anggota dan pelatih bahkan teman-teman yang belum bergabung dengan ORP MAHATMA.

Banyak sekali manfaat mengikuti ORP MAHATMA. Sehat bukan hanya lahir nya tapi juga batin dan semua dengan biaya yang relatif murah. Jadi tidak ada alasan untuk tidak bergabung dengan ORP MAHATMA kan ?...

Terimakasih sekali kepada orang tua tercinta yang sudah mengajakaku bergabung dengan ORP MAHATMA dan para guru-guru dan para Pelatih yang sudah membina dan memotivasiku. Semoga Allah SWT memberkahi kita semua. Amiin…

Rabu, November 05, 2008

5 November 2008

hari rabu yang rame... :)
latihan di stekpi dengan menata hati tuk bersikap selayaknya sebagai seorang yang dituakan. tapi sudahkah ? ..
aku masih merasa ada yang kurang.
aku belum bisa mengkondisikan suasana latihan
hmmm ... gimana caranya yach ... ?
tapi pelan-pelan aku harus bisa
kuncinya aku harus lebih banyak belajar terutama belajar melembutkan hati agar bisa peka dengan keinginan dan kebutuhan orang lain.
aku harus belajar memandang dari sisi orang lain
aku harus belajar mendahulukan kewajiban daripada hak
dan terutama sekali belajar mendisiplikan diri
tujuan, target dan hasil semua harus disesuaikan dengan usaha dan do'a ...
SEMANGAT.. !!!!!!!!!! Yakin aku bisa ...
Wish God Bless me..
amin.. :)